Rangkuman kesultanan islam di Jawa

KERAJAAN ISLAM DI JAWA
A.Kerajaan demak
Kerajaan islam pertama di jawa, berdir pada akhir abat ke 15. Letak kerajaan di bintoro dekat muara sungai demak. Pusat kerajaan terletak di antara pelabuhan bargota dan jepara.
 Raja rajanya :
a.       raden patah (pendiri)
b.      Pati unus
      c.       Sultan trenggono
      d.      Sunan prawoto
Berperan besar dalam penyebaran agama islam di jawa dan wilayah nusantara bagian timur. Oleh para wali di demak didirikan masjid agung demak. Dengan bantuan para wali demak di perluas meliputi jepara, pati, rembang , semarang, kepulauan di selat karimata dan beberapa daerah di Kalimantan. Menguasai pelabuhan penting seperti jepara, tuban, sedayu, jerratan,dan gresik.





B. Kerajaan Pajang
Dibawah kesultanan Adi wijaya mengalami kemajuan. Meski wilayahnya tidak seluas demak saat di perintah sultan trenggono hal ini terjadi karena banten dancirebon memisahkan diri ketika didemak sedang kacau karena perebutan kekuasaan. Setelah  sultan Adi wijaya meninggal digantikan putranya pangeran benawa Pada tahun 1675 -1686. Pada masanya  terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh arya panggiri Anak sunan prawoto. Dengan bantuan sutan wijaya pemberontakan dapat di padamkan. Akhirnya kerajaan pajang diperintah oleh sutan wijaya. Oleh nya kerajaan pajang dipindahkan ke mataram.


C. Kerajaan mataram  islam

Karena pemindahan kekuasaan dari pajang ke mataram berdirilah kerajaan ini dengan di perintah oleh raja suta wijaya raja pertama yang bergelar PANEMBAHAN SENOPATI. Pada masanya terjadi banyak pemberontakan. Panembahan senopati wafat pada tahun 1601 di makam kan di kota gede. Lalu digantikan putranya Mas jolang (1601 -1613). Kemudian Raden mas rangsang atau sultan agung (1613 – 1645). Mencapai kejayaan pada masa SULTAN AGUNG. Lalu mataram pecah menjadi dua berdasarkan PERJANJIAN GIANTI 1745.
Isi PERJANJIAN GIANTI :
    1.      Mataram timur yang dikenal kasunanan Surakarta dibawah kekuasaan pakubuwono 3 dengan pusat pemerintahan di Surakarta
    2.      Mataram barat yang dikenal keultanan Yogyakarta dibawah kekuasaan mangkubumi yang bergelar  sri sultan hamengkubowono I dengan pusat pemerintahannya di Yogyakarta.
Perkembagan berikutnya kasunanan Surakarta pecah menjadi 2 yaitu kasunanan dan kemangkunegaraan atau disebut perjanjian salatiga.


D. Kerajaan banten


Didirikan oleh faletehan. Posisi banten semakin penting setelah perdagangan di malaka  di monopoli dikuasai portugis. Perdaganagn islam memindahkan pusat kerajaan nya dari malaka ke aceh. Kemudian dari aceh perdagangan ini melanjutkan pelayaran nya dari sumatera barat ke banten. Faletehan menyerahkan banten ke putranya sultan hasanudin. Pada massa sultan hasanudin ini dia berhasil meluaskan kekuasaan nya hingga ke Palembang dan sumatera. Perluasan ini bertujuan untuk ekonomi politik dan penyebaran agama islam. Pada masanya mengalami kemajuan dalam penyebaran agama islam, politik dan ekonomi. Sultan hasanuddin wafat pada taun 1570 dan digantikan sultan yusuf yang berhasil menguasai kerajaan padjajaran pada tahun 1579. Sultan yusuf wafat pada tahun 1580. Digantikan putranya berusia 9 tahun maulana muhhamad 1580 – 1605. Pada massanya belanda pertama kali mendarat di banten 1596 pada pimipinan corneleus de hotman.

E. Kerajaan Cirebon
Didirikan oleh faletehan dan menjadi raja nya yang pertama. Dia seorang ulama sebagai wali songo juga yang dikenal sunan gunung jati.  Wafat pada taun 1570 dan dimakamkan di gunung jati. Oleh karena itu ia dikenal dengan sunan gunung jati. Pada massanya perkembangan agama islam di jawa barat semakin melesat. Setelah ia wafat mengalami kemunduran sehingga terpecah menjadi dua yaitu menjadi kasepuhan dan kanoman.  




.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

biografi jerome polin